Baginya, informasi tersebut harus disampaikan secara lebih masif sejak sebelum keberangkatan hingga menjelang kepulangan jemaah. “Ke depan informasi terkait apa yang boleh dan tidak boleh dibawa harus lebih disebarluaskan oleh para petugas. Dengan begitu jemaah bisa lebih memahami aturan dan proses kepulangan bisa berjalan lebih lancar,” tegas Politisi Fraksi Partai Golkar itu.
Terakhir, pungkas Atalia, Timwas Haji DPR akan terus melakukan pengawasan terhadap proses pemulangan jemaah hingga seluruh kloter tiba di Indonesia. Menutup pernyataannya, evaluasi atas berbagai kendala yang terjadi akan menjadi bahan masukan bagi pemerintah untuk penyelenggaraan ibadah haji tahun mendatang agar semakin baik dan memberikan kenyamanan bagi seluruh jemaah Indonesia. (Tim Redaksi)
