Tinjauan berlanjut ke Sky Lancing di Praya Barat. Venue tersebut akan digunakan untuk aerosport, yakni paralayang, gantole dan terbang layang. Venue tersebut telah beberapa kali digunakan untuk kejuaraan internasional, terakhir Paragliding Accuracy World Cup (PGAWC) pada 22-25 Mei 2025.
Tempat berikutnya yang ditinjau adalah Lantis Resto & Bar yang didepannya terdapat pantai untuk selancar ombak. Di area Lantis juga siap dibangun lapangan voli pasir.
“Dari beberapa venue yang telah kita lihat hari ini, banyak venue yang standarnya internasional, sehingga tidak perlu diragukan lagi seperti Mandalika, Lancing, dan Lantis ini, sangat memenuhi syarat untuk venue PON,” jelas Marciano.
“Keindahan alam di sini luar biasa, menjadi nilai tambah bagi peserta PON XXII/2028 NTT-NTB,” ujar Marciano.
“Saya yakin atlet-atlet dari seluruh Indonesia, mereka akan sangat bangga bisa berkunjung ke NTB, salah satu destinasi wisata terbaik di Indonesia. Jadi nanti PON XXII/2028 selain untuk meningkatkan kualitas pembinaan prestasi olahraga, kita juga mengoptimalkan peran Sport Tourism di NTB,” lanjutnya. (bam)

