“Ini adalah langkah yang amat baik dan tentunya harus didukung dengan instruktur serta fasilitas yang bagus agar atlet dapat berkembang secara optimal,” katanya.
Pandu menegaskan, bahwa pembinaan jangka panjang sangat penting bagi cabang olahraga selancar ombak yang membutuhkan proses pengembangan atlet secara berkelanjutan.
Dia mencontohkan, PSOI berhasil mengirimkan atlet ke ajang Olimpiade dalam dua edisi berturut-turut, yakni Olimpiade Tokyo 2020 dan Olimpiade Paris 2024.
“Sebagai federasi, PSOI berhasil mengirimkan atlet ke dua Olimpiade berturut-turut, di Jepang dan Paris. Kami yakin dengan pembinaan jangka panjang, atlet selancar Indonesia akan terus meningkatkan performanya dan mampu bersaing di level dunia,” jelas Pandu.
Ke depan, PSOI akan memfokuskan persiapan atlet untuk menghadapi sejumlah agenda penting, termasuk Asian Games 2026 dan Olimpiade Los Angeles 2028.
“Dalam waktu dekat, fokus kami adalah Asian Games dan kemudian Olimpiade 2028. Target kami tentu menjadi yang terbaik, meraih medali. Untuk mencapai tujuan tersebut, para atlet harus mendapatkan kesempatan mengikuti berbagai kejuaraan sebagai bagian dari proses pembinaan dan peningkatan prestasi,” terangnya.

