Tri Tito menambahkan, Posyandu juga dapat berperan sebagai pusat pendataan kebutuhan masyarakat. Dengan data yang akurat, berbagai program pemerintah, termasuk bantuan sosial maupun perumahan layak huni, dapat disalurkan secara lebih tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.
Menutup sambutannya, Tri Tito mengajak pemerintah daerah (Pemda) dan para kader Posyandu terus melanjutkan transformasi Posyandu enam bidang SPM. Ia menekankan, perubahan besar selalu diawali dengan langkah pertama, dan registrasi Posyandu merupakan fondasi penting untuk menghadirkan pelayanan dasar yang semakin dekat, terpadu, dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Marilah kita bersama-sama memulai langkah untuk menjadikan Posyandu dari hanya fasilitas satu pelayanan menjadi enam [bidang] SPM. Walaupun langkah ini mungkin masih panjang, tetapi langkah panjang pasti harus dimulai dengan satu langkah di depan,” tandasnya. (sol)

