“Saya pergi dengan kesedihan karena tidak dapat melanjutkan. Meskipun keinginan terbesar saya adalah untuk tetap tinggal dan terus berjuang bersama kalian, sayangnya keputusan akhir tidak berada di tangan saya,” katanya.
Bagi Allano, sejatinya ia sangat menyesal meninggalkan Jakarta tanpa memberikan hal yang diimpikan oleh keluarga besar Persija, yakni gelar juara. Namun, ia juga mengungkapkan bahwa dirinya telah memberikan segalanya selama berseragam Macan Kemayoran.
“Saya dengan tulus meminta maaf atas kesalahan yang mungkin telah saya lakukan dan karena tidak dapat mewujudkan mimpi memenangkan liga. Percayalah ketika saya mengatakan bahwa saya selalu memberikan yang terbaik, berjuang untuk seragam ini hingga detik terakhir, meskipun takdir tidak mengizinkan kami mengangkat trofi yang sangat kami inginkan,” ungkapnya. (far)
