IPOL.ID – Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Hasan Nasbi menyoroti munculnya plesetan terhadap Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) yang di media sosial disebut sebagai “Satuan Penjilat Prabowo-Gibran”.
Menurutnya, pelabelan tersebut merupakan bentuk pemikiran yang dangkal dan mengabaikan fakta lapangan.
Hasan menilai ruang digital saat ini terlalu cepat dipenuhi sinisme tanpa disertai upaya melakukan verifikasi data Fenomena ini dinilai dapat merusak logika berpikir masyarakat.
“Ada orang yang bilang SPPG itu adalah satuan penjilat Prabowo-Gibran. Nah, ini kan sok paten juga, nalarnya di diskon juga ini,” ungkap Hasan dalam unggahan video di Instagramnya, dikutip Selasa (2/6).
Ia menjelaskan SPPG merupakan bagian dari program pelayanan gizi nasional yang ditujukan untuk membantu jutaan masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Program tersebut diproyeksikan menjangkau sekitar 62 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.
Selain berdampak pada pemenuhan gizi masyarakat, program itu juga disebut membuka lapangan pekerjaan dalam jumlah besar.
