Ia menjelaskan bahwa dalam kunjungan ini, BAM DPR RI secara khusus menyoroti dua isu utama yang kerap dikeluhkan oleh masyarakat, yakni persoalan banjir dan kemacetan lalu lintas. Kedua masalah ini dinilai sangat berdampak langsung terhadap kualitas hidup warga kota.
“Kalau urusan perkotaan tentu urusannya adalah urusan khas ya, diantaranya adalah tidak semua perkotaan diceritakan atau dibincangkan, tapi yang pertama urusan banjir, yang kedua urusan kemacetan lalu lintas. Dibincangkan panjang lebar intinya adalah bahwa perlu ada pendekatan holistik untuk menyelesaikan banjir,” paparnya.
Lebih lanjut, BAM telah melakukan pertemuan dengan Walikota Palembang, jajaran dinas terkait, hingga masyarakat guna menghimpun data komprehensif terkait efektivitas kebijakan pembangunan perkotaan yang sedang dan akan berjalan.
“Kita akan meneruskan ke Komisi terkait lewat pimpinan atau boleh jadi ketika pimpinan ingin menyelesaikan langsung juga biasa ya, katakanlah urusannya urusan penting banget terkait dengan gorong-gorong yang tertutup atau sebagian tertutup dan mendapat banjir yang sangat luas. Tapi secara umum kita akan teruskan ke pimpinan dan pimpinan akan meneruskannya kepada Komisi-Komisi terkait yang menangani masalah ini,” pungkas politisi fraksi PKS ini. (Tim Redaksi)
