Donny juga menegaskan pentingnya penguatan landasan hukum standardisasi nasional melalui revisi Undang-Undang Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian agar mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi, dinamika perdagangan global, dan kebutuhan pembangunan yang terus berkembang. Sejalan dengan arahan Mendiktisaintek, BSN juga akan memperkuat kapasitas organisasi dan sumber daya manusia agar lebih adaptif, responsif, dan berdampak.
“Standardisasi tidak boleh hanya berhenti sebagai regulasi atau dokumen teknis, tetapi harus menjadi instrumen strategis yang mendukung pembangunan nasional, memperkuat daya saing industri, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Donny.
Kiprah Donny diakui di tingkat internasional. Donny aktif mewakili Indonesia dalam berbagai forum global di bidang standardisasi, metrologi, dan akreditasi, antara lain International Organization for Standardization (ISO), International Electrotechnical Commission (IEC), Asia Pacific Laboratory Accreditation Cooperation (APLAC), dan International Laboratory Accreditation Cooperation (ILAC). Keterlibatan tersebut menjadi modal penting dalam memperkuat posisi Indonesia dalam perumusan standar dan kerja sama internasional.
