“Ketiga aspek tersebut menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Jakarta yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga mampu memastikan setiap warga memiliki kesempatan untuk tumbuh, berkembang, dan hidup lebih baik,” urai Rano.
Selain pembangunan manusia, Pemprov DKI juga terus melakukan penataan kota melalui pembangunan dan revitalisasi infrastruktur, peningkatan kualitas permukiman, penambahan ruang terbuka hijau, pembangunan embung, serta perluasan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di kawasan H.R. Rasuna Said.
Rano menegaskan, Jakarta juga terus memperkuat sistem transportasi publik yang terintegrasi melalui pembangunan MRT Jakarta Fase 2A dan LRT Jakarta Fase 1B. Upaya tersebut merupakan bagian dari pengembangan kota berbasis transit yang menghubungkan kawasan hunian, pusat ekonomi, dan ruang publik secara lebih efektif.
Di bidang tata kelola perkotaan, Pemprov DKI terus mendorong pemanfaatan teknologi melalui integrasi sistem CCTV secara real time yang terhubung dengan aparat keamanan untuk mendukung keamanan dan pengelolaan kota berbasis data.

