Lebih lanjut, “Selain itu, masyarakat akan memperoleh kemudahan akses menuju fasilitas pendidikan, kesehatan, perdagangan, pelayanan publik, hingga lokasi wisata yang telah berkembang di kawasan tersebut,” harap Sufian.
Sufian menambahkan, pelaksanaan Program IJD pada ruas jalan ini juga mencerminkan sinergi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Pemerintah daerah memberikan dukungan melalui penyediaan dokumen perencanaan, dukungan teknis, koordinasi lintas sektor, serta kesiapan lokasi kegiatan. Terlebih lagi, dalam pelaksanaan pembangunan memanfaatkan tenaga kerja lokal, material, dan jasa pendukung dari wilayah sekitar.
Selanjutnya, Sufian menjelaskan saat pelaksanaan proyek dirinya menghadapi sejumlah tantangan, antara lain kondisi cuaca hujan yang mempengaruhi pekerjaan tanah, agregat, dan pengaspalan, fluktuasi harga serta ketersediaan material konstruksi, serta kebutuhan koordinasi dengan berbagai pihak agar pekerjaan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
“Untuk mengatasi kendala tersebut, pelaksana pekerjaan bersama tim pengawas dan pihak terkait melakukan berbagai langkah mitigasi, seperti penyesuaian jadwal berdasarkan prakiraan cuaca, optimalisasi sumber daya, penguatan manajemen pengadaan material, serta monitoring dan evaluasi pekerjaan secara berkala,” katanya

