
Tidak berhenti pada aspek pembiayaan konvensional, penandatanganan perjanjian ini juga dibarengi dengan komitmen teguh kedua belah pihak untuk mengintegrasikan layanan mereka secara digital. Langkah ini diambil demi merespons tuntutan zaman yang serba digital serta memastikan kenyamanan transaksi tanpa batas bagi nasabah kedua institusi di era modern.
Direktur Utama Bank BSN Alex Sofjan Noor menyampaikan, kerja sama pembiayaan ini merupakan upaya Bank BSN untuk memperkuat perannya dalam industri keuangan syariah nasional. Ia juga memastikan, pembiayaan modal kerja ini dikucurkan dengan menggunakan akad musyarakah yang sesuai dengan prinsip syariah.
“Bank BSN tidak hanya mendukung kebutuhan modal kerja PT Pegadaian dalam memperluas layanan pembiayaan syariah, tetapi juga mempertegas komitmen kami untuk menghadirkan solusi keuangan yang produktif, berkelanjutan, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” kata Alex.
Selain itu, sebagai bentuk konkret dari komitmen kolaborasi, Pegadaian dan BSN saat ini juga menjajaki potensi kerja sama yang sangat prospektif, yakni penambahan fitur Tabungan Emas Pegadaian secara langsung di dalam mobile banking milik BSN yang bernama Bale Syariah. Melalui integrasi ini, nasabah BSN ke depannya akan dapat melakukan investasi, top-up, serta memantau portofolio emas mereka tanpa harus berpindah aplikasi.
