Selain itu, Komisi X juga menaruh perhatian pada keberlanjutan tunjangan profesi dosen non-PNS, penguatan Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN), pembinaan perguruan tinggi melalui LLDIKTI, revitalisasi rumah sakit pendidikan dan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK), serta penguatan jurnal ilmiah dan ekosistem sains dan teknologi di perguruan tinggi.
“Program di Kemdiktisaintek yang belum terpenuhi antara lain Program KIP Kuliah, Beasiswa Pendidikan Indonesia, Beasiswa ADIK, program pendukung peningkatan kualitas tridharma perguruan tinggi dan iptek, hingga tunjangan profesi dosen non-PNS, BOPTN, BOPT, dan fasilitasi pembinaan kelembagaan melalui LLDIKTI,” jelas politisi Fraksi PKB tersebut.
Komisi X DPR RI juga menilai revitalisasi rumah sakit pendidikan, penguatan pendidikan guru melalui LPTK, serta dukungan terhadap lembaga jurnal ilmiah dan pengembangan pendidikan sains dan teknologi menjadi kebutuhan penting untuk meningkatkan daya saing sumber daya manusia Indonesia.

