Bertanding di turnamen beruntun yang menuntut fisik dan fokus yang prima menjadi tantangan utama bagi Alwi saat ini. Pekan lalu, Alwi berlaga hingga babak semifinal Singapore Open 2026 dan mengalahkan pemain-pemain unggulan.
“Tantangannya lebih dari pikirannya sih. Badannya juga karena yang kita tahu saya habis main semifinal di hari Sabtu. Cukup malam. Kesokan harinya saya pulang ke Indonesia. Buru-buru segalanya di-prepare. Tapi it is what it is. Saya bisa berhasil menang. Alhamdulillah,” beber Alwi.
Sayangnya, di babak kedua Polytron Indonesia Open 2026 Alwi sudah harus berhadapan dengan seniornya, Jonatan Christie. Artinya Indonesia hanya akan punya satu wakil tunggal putra di perempat final.
“Mungkin besok lusa saya akan bertemu ko Jonatan. Saya harap siapapun yang memenangkan pertandingan, dan saya harap saya pastinya (yang menang). Siapapun yang memenangkan pertandingan, semoga bisa meraih juara di Indonesia Open,” kata Alwi.
“Karena saya lihat penyelenggaran turnamen, persiapan pelatih, tim pendukung semua. Harus patut diapresiasi oleh atletnya sendiri. Jadi, apresiasi yang bisa saya lakukan adalah mencapai prestasi yang paling tinggi,” tambahnya.
