“Indonesia Open selalu menjadi turnamen yang spesial. Bermain di Istora bukan hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga soal keberanian, mental, dan kesiapan menghadapi tekanan di depan publik sendiri. Itu yang membuat turnamen ini berbeda,” ujarnya.
Menurut Taufik, persaingan bulu tangkis dunia saat ini semakin kompetitif dan merata sehingga kesiapan menjadi faktor yang sangat menentukan.
“Persaingan sekarang semakin ketat dan merata. Karena itu fokus kami bukan hanya hasil jangka pendek, tetapi bagaimana memastikan atlet-atlet Indonesia terus berkembang dan mendapatkan pengalaman bersaing di level tertinggi.”
Ia juga menaruh perhatian terhadap perkembangan generasi muda Indonesia yang akan mendapat kesempatan berharga tampil di hadapan pemain-pemain terbaik dunia.
“Kami berharap para atlet muda Indonesia dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Indonesia Open adalah panggung yang sangat baik untuk belajar, berkembang, dan mengukur kemampuan melawan pemain terbaik dunia. Dari proses seperti inilah fondasi prestasi masa depan dibangun,” ujar Taufik.
Indonesia akan menurunkan kekuatan terbaiknya di hadapan publik tuan rumah. Sejumlah pemain andalan seperti Jonatan Christie, Fajar Alfian, Putri Kusuma Wardani, hingga pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin yang baru comeback, dipastikan ambil bagian dalam turnamen ini.
Ketua Panitia Pelaksana Polytron Indonesia Open 2026 Achmad Budiharto memastikan penyelenggaraan tahun ini akan menghadirkan pengalaman yang berbeda melalui perpaduan olahraga, hiburan, dan teknologi.
“Indonesia Open tahun ini bukan sekadar pertandingan bulu tangkis kelas dunia, tetapi juga sebuah pengalaman hiburan olahraga yang lebih dekat dengan masyarakat. Kami menghadirkan sentuhan teknologi baik di dalam maupun di luar lapangan agar penonton mendapatkan pengalaman yang lebih interaktif dan berkesan,” terang Budiharto.
Selain itu, panitia juga menawarkan harga tiket yang terjangkau agar turnamen dapat dinikmati oleh lebih banyak masyarakat sekaligus menjadikan Polytron Indonesia Open sebagai pesta rakyat bulu tangkis yang inklusif.
Hingga akhir Mei 2026, penjualan tiket telah mencapai lebih dari 76 persen dari total alokasi penjualan daring melalui Tiket.com. Penjualan langsung di Istora GBK juga akan tetap tersedia dalam jumlah terbatas selama turnamen berlangsung.
Budiharto menambahkan, antusiasme pecinta bulutangkis telah tergambar dari data penjualan tiket. Hingga akhir Mei 2026, penjualan tiket telah mencapai lebih dari 76 persen dari total alokasi penjualan daring melalui Tiket.com. Penjualan langsung di Istora GBK juga akan tetap tersedia dalam jumlah terbatas selama turnamen berlangsung.
Penyelenggaraan tahun ini juga semakin kuat dengan dukungan Polytron sebagai sponsor utama. Keterlibatan perusahaan teknologi nasional ini diyakini akan membawa sentuhan inovasi baru dalam kemasan turnamen. Kolaborasi antara dunia olahraga dan teknologi diharapkan mampu menciptakan atmosfer pertandingan yang lebih modern, dan relevan dengan perkembangan industri hiburan olahraga saat ini.
Dengan atmosfer khas Istora GBK Senayan dan persaingan ketat dari para pemain terbaik dunia, Polytron Indonesia Open 2026 bakal menjadi salah satu turnamen bulutangkis yang paling ditunggu tahun ini.
Polytron menegaskan komitmennya dalam mendukung kemajuan olahraga nasional khususnya bulutangkis, yang telah menjadi kebanggaan Indonesia di panggung dunia. Dukungan ini sekaligus menegaskan Polytron sebagai brand asli Indonesia yang telah hadir selama 50 tahun dan terus berinovasi.
General Manager Corporate
Communications Polytron, Diantika mengatakan, momentum ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi menjadi yang terbaik, tetapi juga simbol dukungan nyata terhadap atlet Tanah Air agar mampu berprestasi di level internasional.
Sejalan dengan itu, Polytron menghadirkan pendekatan baru melalui konsep yang terintegrasi dengan inovasi teknologi, termasuk meresmikan, Polytron G3+ sebagai official electric vehicle car partner untuk mobilisasi atlet selama masa turnamen.
“Kendaraan yang melayani mobilitas atlet kelas dunia tentu harus memiliki standar juara. Melalui kehadiran G3+ Series di ajang ini, kami ingin membuktikan kepada masyarakat bahwa transisi ke kendaraan listrik bersama Polytron adalah pilihan yang make sense,” ungkap Diantika.
Untuk menjawab keraguan konsumen terkait harga purna jual kendaraan listrik, Polytron memberikan solusi nyata melalui program jaminan buyback 70 persen selama tiga tahun pertama. “Selain bebas dari rasa khawatir soal nilai investasi, Polytron G3+ juga menawarkan desain SUV yang tangguh, kabin ekstra nyaman, dan sistem audio premium XBR kebanggaan kami. Kami ingin melengkapi penyelenggaraan ajang Polytron Indonesia Open ini sebagai momentum untuk masyarakat beralih ke EV dengan langkah cerdas dan berkelas,” pungkasnya.
Dukungan senada disampaikan HSBC Indonesia yang menilai bulutangkis tidak hanya sebagai ajang kompetitif semata, melainkan sarana penting dalam pembentukan karakter, disiplin, dan kualitas hidup, khususnya bagi generasi muda Indonesia.
