“Jalan ini akan menjadi landmark baru bagi Jakarta karena sekarang jauh lebih tertata, lebih rapi, bahkan di ujung ada anggrek yang dipasang secara khusus,” ujarnya.
Penataan Jalan HR Rasuna Said mencakup sepanjang 3,8 kilometer, meliputi perbaikan trotoar, pembongkaran 109 tiang monorel mangkrak, serta penyesuaian elevasi antara jalur cepat dan jalur lambat. Proyek revitalisasi tersebut menelan anggaran sekitar Rp91 miliar.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap penataan kawasan ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, tetapi juga menghadirkan ruang publik yang memiliki nilai estetika serta menjadi destinasi baru bagi warga maupun wisatawan. (Vinolla)

