“Bagi saya, kemajuan kota juga ditentukan oleh kuatnya akhlak masyarakat, terjaganya harmonisasi sosial, serta tumbuhnya rasa saling menghormati di tengah keberagaman,” tegasnya.
Gubernur Pramono berharap Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi dapat menjadi agenda tahunan yang terus dikembangkan sebagai ruang silaturahmi, refleksi sejarah, serta penguatan identitas budaya dan nilai-nilai kebersamaan masyarakat Jakarta.
“Insyaallah tahun depan kita akan menyelenggarakan kegiatan yang sama dengan lebih baik, lebih meriah, dan semakin memberikan manfaat bagi masyarakat Jakarta,” pungkasnya. (Sofian Ismanto)

