Rekan korban yang menyaksikan kejadian tersebut kemudian segera meminta bantuan kepada warga dan pemerintah desa setempat.
Tim BPBD Bojonegoro tiba di lokasi sekitar pukul 08.40 WIB dan langsung mendirikan posko serta melakukan proses pencarian. Upaya SAR dilakukan dengan menyisir aliran sungai menggunakan perahu karet serta peralatan pendukung lainnya.
“Saat ini operasi pencarian masih berlangsung secara intensif dengan pembagian tim di beberapa titik aliran sungai,” tambah Heru.
Operasi pencarian ini melibatkan unsur gabungan dari BPBD Bojonegoro, Basarnas, Satpol PP, TNI, Polri, pemerintah desa, serta warga sekitar yang turut membantu proses penyisiran.
Pihak BPBD juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar Sungai Bengawan Solo, mengingat arus sungai yang deras dan berbahaya, terutama untuk aktivitas berenang.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.(Vinolla)

