Rudi menambahkan, hasil pemeriksaan kesehatan menunjukkan kondisi fisik tersangka dalam keadaan baik. Tes narkoba yang dilakukan penyidik juga memastikan Taufik tidak mengonsumsi zat terlarang.
Kendati demikian, penyiksaan yang dilakukan terhadap korban dilakukannya dalam pengaruh minuman keras (miras).
“Dia tadi sempat menyatakan bahwa dia juga menyesal, karena ini dilakukan di bawah kesadarannya akibat konsumsi alkohol tadi itu. Intisari, minuman itu. Minuman keras, ya. Sebuah merek minuman keras Intisari, ya. Sejenis anggur hitam itu,” katanya. (far)

