Selain penataan kawasan dan lingkungan, Syafrin juga menaruh perhatian pada perbaikan lokasi-lokasi UMKM agar semakin tertata dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Di bidang kebencanaan, pengendalian kawasan rawan banjir menjadi salah satu fokus yang akan segera dikoordinasikan dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
“Kami juga prioritaskan pengendalian kawasan-kawasan rawan banjir. Hal ini akan kami koordinasikan dengan OPD terkait mengenai penanganannya,” tegasnya.
Sementara, persoalan kemacetan masih terjadi di sejumlah ruas jalan Jakarta Selatan juga masuk dalam daftar prioritas.
Dia menambahkan, bakal berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna mencari solusi efektif untuk mengurangi kepadatan lalu lintas.
“Prioritas berikut adalah target penanganan wilayah-wilayah masih padat lalu lintasnya atau titik kemacetan di Jakarta Selatan. Ini juga akan kami koordinasikan bersama seluruh pemangku kepentingan yang ada. Paling tidak kita bisa mengurangi permasalahan itu,” tandasnya.
