“Tanpa kami, tanpa Amerika Serikat, tidak akan ada Israel. Tanpa saya, tidak akan ada Israel, karena tidak ada presiden lain yang bersedia melakukan apa yang telah saya lakukan,” ujar Trump.
Kedua pemimpin itu berulang kali berselisih terkait keengganan Israel membatasi operasi militernya terhadap Hizbullah di Lebanon, sementara penghentian permusuhan di negara tersebut merupakan salah satu tuntutan utama Iran dalam negosiasi.
Trump maupun presiden-presiden AS sebelumnya jarang mengkritik secara terbuka taktik militer Israel.
Sementara itu, Israel membantah sengaja menargetkan warga sipil dan menegaskan kelompok-kelompok bersenjata seperti Hamas maupun Hizbullah kerap menggunakan penduduk sipil sebagai tameng manusia. (bam)
Juru bicara Kedutaan Besar Israel di Washington juga tidak memberikan komentar terkait laporan ini. (bam)

