Menurut Agung, penyidik saat ini tengah melakukan digital forensik untuk menelusuri keberadaan telepon genggam milik korban yang hilang.
Selain itu, polisi juga memanfaatkan teknologi pengenalan wajah atau face recognition untuk mengidentifikasi para pelaku yang terekam kamera pengawas di area JIEXPO Kemayoran.
“Kami melakukan face recording atau pencocokan kemiripan wajah terhadap orang yang diduga pelaku berdasarkan rekaman CCTV JIEXPO. Upaya ini dilakukan untuk mengungkap identitas pelaku yang terekam kamera pengawas,” ujarnya.
Polisi mengimbau masyarakat yang berkunjung ke pusat keramaian, termasuk arena PRJ, agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap barang bawaan pribadi guna menghindari tindak kejahatan serupa. (Vinolla)

