“Itu memang relawan SPPG sini. Aslinya bukan seperti itu. Video yang viral sudah dipotong dan diedit, lalu diberi narasi negatif yang menimbulkan kebencian,” ujar Umar, Jumat (12/6/2026).
Menurut Umar, rekaman tersebut dibuat jauh sebelum viral, bahkan sebelum Hari Raya Idul Adha. Video direkam oleh Asisten Lapangan (Aslap) SPPG Kubangsari, Dheny Siswanto.
Dheny menjelaskan bahwa video asli berdurasi sekitar 58 detik dan sebelumnya pernah diunggah melalui akun resmi SPPG. Ia menyebut potongan video yang beredar hanya menampilkan sebagian adegan sehingga menimbulkan kesalahpahaman.
“Memang video yang mengambil saya dan diunggah melalui akun resmi SPPG. Durasinya 58 detik,” kata Dheny.
Ia mengungkapkan bahwa pria yang melakukan atraksi debus tersebut bernama Alfajar atau akrab disapa Yayang. Saat ini Yayang bertugas sebagai relawan di bagian distribusi makanan SPPG Kubangsari.
Sebelum bergabung sebagai relawan, Yayang diketahui berprofesi sebagai pemain debus dan pesulap keliling yang kerap tampil dalam berbagai pertunjukan hiburan masyarakat.
