Di sisi lain, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Cirebon, Subhan, belum memberikan tanggapan terkait polemik yang melibatkan kader partainya tersebut. Saat dimintai keterangan oleh awak media, ia hanya menjawab singkat, “No comment.”
Polemik ini bermula dari beredarnya video aksi demonstrasi yang dilakukan Aliansi Mahasiswa Cirebon di depan Gedung DPRD Kota Cirebon pada Senin (15/6). Dalam aksi tersebut, seorang ibu yang turut berorasi menyatakan penolakannya terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Video tersebut kemudian menyebar luas di media sosial dan memunculkan berbagai respons dari warganet, termasuk komentar dari akun yang diketahui milik Nana Kencanawati, yang akhirnya menjadi perdebatan publik
Salah satu peserta aksi yang menarik perhatian adalah seorang ibu rumah tangga bernama Made Nok. Dalam orasinya, ia menyampaikan kritik terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan meminta pemerintah lebih memprioritaskan kebutuhan dasar masyarakat.
“Saya mewakili emak emak ikut unjuk rasa, banyak anak yang tidak bisa meneruskan pendidikan, hentikan MBG. Kami hanya butuh pendidik murah, kesehatan murah, sandang pangan murah,” teriak Made Nok saat berorasi.

