“Kehadiran mereka menunjukkan bahwa regenerasi pelaku seni dan budaya di Bali berlangsung secara nyata dan berkelanjutan. Seni dan budaya Bali mampu bertahan sekaligus berkembang menghadapi dinamika lokal, nasional, maupun global,” ujar Koster.
Ia menegaskan kebudayaan merupakan fondasi utama pembangunan di Bali dan memiliki peran penting dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat.
“Kebudayaan berperan dalam segala aspek kehidupan, antara lain sebagai basis pengembangan pariwisata Bali, sumber lahirnya karya seni yang kreatif dan inovatif, serta sumber pengembangan ekonomi kreatif,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Wamenpar Ni Luh Puspa juga menyerahkan sertifikat Karisma Event Nusantara kepada Gubernur Bali sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi PKB yang kembali terpilih dalam program KEN 2026.
Antusiasme terhadap PKB 2026 tidak hanya datang dari masyarakat lokal, tetapi juga wisatawan mancanegara. Julia, wisatawan asal Jerman yang hadir menyaksikan pawai budaya, mengaku terkesan dengan bagaimana masyarakat Bali menjaga dan menghidupkan budaya dalam kehidupan sehari-hari.

