“Awalnya kami tak tahu itu obat apa, tapi setelah kami hubungi aparat ternyata ditemukan obat terlarang,” ungkap Ipit di Duren Sawit, Kamis.
Menurut dia, aparat Polri sangat cepat merespon aduan masyarakat sehingga lapak obat keras itu bisa langsung digerebek.
Penjual obat keras disana bukan hanya satu orang tetapi ada beberapa, namun disayangkan semuanya berhasil kabur.
“Pedagang ini banyak akalnya, mereka jualan secara sembunyi dan head to head. Tadi kami lihat terduga pelaku ada tiga orang ya, semua melarikan diri,” ujarnya.
Para pelaku diduga menyimpan obat keras itu di semak-semak BKT guna menutupi barang bukti dan tidak dicurigai oleh warga.
Ke depan, warga sekitar bakal membantu aparat penegak hukum untuk antisipasi penjualan obat terlarang disana dengan patroli secara rutin.
“Kami rutin mengecek dan kebetulan di Jalan I Gusti Ngurah Rai juga kami sudah lakukan steril penjualan obat keras,” pungkasnya. (Joesvicar Iqbal)
