Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Ahmad Zayadi, menambahkan, tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa generasi muda membutuhkan ruang ta’aruf yang terpercaya dan didampingi. Hingga sebelum kegiatan dimulai, sebanyak 354 peserta telah mendaftar, dan jumlah tersebut terus bertambah melalui pendaftaran langsung di lokasi.
“Antusiasme peserta sangat luar biasa. Ini menjadi penanda bahwa masyarakat membutuhkan ruang yang mempertemukan para pihak secara baik. Tugas kita bukan hanya memberikan edukasi, tetapi juga memfasilitasi agar ikhtiar menuju pernikahan berlangsung secara terarah,” kata Zayadi.
Menurut Zayadi, Golek Garwo dirancang sebagai proses yang sistematis, mulai dari perkenalan, sesi pendalaman, hingga muhasabah. Seluruh tahapan tersebut bertujuan agar peserta dapat saling mengenal tanpa mengabaikan nilai kesopanan, tanggung jawab, dan kesiapan membangun rumah tangga.
Ia mengajak seluruh peserta memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sungguh-sungguh sebagai bagian dari ikhtiar spiritual. Menurutnya, keberanian untuk hadir perlu diiringi tekad, doa, dan kesiapan memperbaiki diri agar dipertemukan dengan pasangan terbaik sesuai ketentuan Allah Swt.

