“Alhamdulillah, proposal yang saya kirimkan disetujui oleh AAWC. Proposal Blora berada pada nomor satu dalam daftar pembahasan dan sudah di-approve untuk direncanakan pelaksanaannya pada tahun 2028. Ini menjadi kabar baik karena Blora memperoleh dukungan hibah AAWC untuk program sanitasi air dan pembangunan pengelolaan sampah,” ujar Eva di Jakarta, dikutip dari Parlementaria.
Menurut Anggota Komisi VII DPR RI tersebut, nilai hibah yang akan diberikan masih akan ditentukan oleh pihak AAWC. Namun, kepastian masuknya proposal Blora ke dalam program pengembangan menjadi langkah penting untuk merealisasikan kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat.
“Kami memang diminta menyusun proposal yang kemudian dipresentasikan dalam forum. Proposal yang kami ajukan berkaitan dengan pemberdayaan air bersih di Blora sekaligus pengelolaan sampah. Alhamdulillah, usulan tersebut diterima dan direncanakan menjadi program tahun 2028,” jelas Politisi Fraksi PKB ini.
Eva juga mengungkapkan bahwa keikutsertaannya dalam forum internasional tersebut merupakan undangan khusus dari AAWC. Seluruh kebutuhan perjalanan dan akomodasi peserta ditanggung langsung oleh penyelenggara.
