IPOL.ID- Bentrok antar kelompok yang kerap terjadi di Jakarta, menjadi perhatian serius anggota legislatif di Jakarta.
Jakarta yang dijejali masyarakat multy etnis, dinilai kerap menjadi pemicu gesekan.
Guna meminimalisir hal itu, anggota DPRD DKI Jakarta, Khoirudin menilai perlunya penguatan kelembagaan Majelis Ulama Indonesia (MUI) hingga tingkat kecamatan.
“Pembangunan Jakarta juga membutuhkan penguatan manusia dan ketahanan sosial,” ujar Khoirudin, Kamis (30/7/2026).
Menurut mantan ketua DPRD DKI itu, pembangunan Jakarta sebagai kota global tidak cukup hanya mengandalkan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur. Melainkan, sambung dia harus ditopang karakter masyarakat, nilai keagamaan, serta kehidupan sosial yang harmonis.
“MUI memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah. Utamanya dalam membina kehidupan keagamaan. Sekaligus menjadi penghubung antara ulama, pemerintah, dan masyarakat,” paparnya.
Dengan kehadiran pengurus MUI di tingkat kecamatan, hal itu memungkinkan pembinaan umat lebih dekat dengan masyarakat.
