Memasuki babak kedua, GMC Cirebon mencoba memangkas ketertinggalan. Namun Airone tetap mampu menjaga keunggulan 47-37 hingga akhir kuarter ketiga.
Pada kuarter penutup, Airone kembali tampil efektif untuk memastikan kemenangan dengan skor akhir 63-48 sekaligus mengamankan tiket ke partai puncak.
Miracle Christiano menjadi pemain terbaik Airone Jakarta dengan torehan 16 poin, 8 rebound, 5 assist, dan 3 steal. Sementara di kubu GMC Cirebon, Seviour Ikechukwu kembali tampil solid dengan catatan 13 poin dan 12 rebound untuk membukukan double-double.
Pelatih Airone Jakarta, Heru Setyo, menilai tantangan terbesar yang dihadapi timnya pada pertandingan ini bukan berasal dari permainan lawan, melainkan dari ego para pemain saat sudah unggul.
“Tantangan hari ini adalah ego pemain. Saat kami mulai unggul, beberapa anak ingin tampil menonjol sendiri. Itu yang harus kami benahi,” ujar Heru.
Menghadapi partai final, Heru menegaskan fokus utama tim adalah memulihkan kondisi fisik sekaligus mempersiapkan mental para pemain.

