Cuitan tersebut kemudian ramai dibahas warganet dan memunculkan beragam tanggapan. Aldi Taher menjadi salah satu figur publik yang secara terbuka membela kameramen. Menurutnya, kameramen hanya menjalankan tugas dalam mendokumentasikan jalannya acara sehingga tidak layak menjadi sasaran kritik.
“Lu yang katro dan tol**. Gua di sisi kameramen. Boleh jadi apa aja asal jangan jadi boti. (True). Bismillah lawan,” tulis Aldi.
Aldi juga mengingatkan bahwa profesi kameramen memiliki peran penting dalam sebuah pertunjukan dan patut dihargai sebagaimana para penampil di atas panggung.
“Ingat, ruang publik bukan buat main-main! Jangan sok artis lu. Kameramen juga artis, jangan semena-mena mulut lo ya!” lanjutnya.
Tidak hanya meminta permintaan maaf, Aldi turut menantang Baskara Putra untuk berdiskusi atau berdebat secara terbuka terkait pernyataan tersebut.
“Bismillah debat intelek lu sama gua. Kalau lo gak berani, lo harus minta maaf ke kameramen,” tulis Aldi.
Hingga berita ini ditulis, Baskara Putra belum memberikan tanggapan maupun klarifikasi atas kritik dan tuntutan yang disampaikan Aldi Taher. Perdebatan keduanya masih menjadi sorotan dan ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial.(Vinolla)

