“Sudah hampir 34 tahun kami mengidamkan ada lagi kejuaraan tinju internasional digelar di Indonesia. Kolaborasi dengan Asian Boxing berjalan sangat baik dan seluruh tim bekerja maksimal. Yang paling membanggakan bukan hanya penyelenggaraannya yang sukses, tetapi atlet-atlet kita juga mampu menunjukkan hasil yang luar biasa. Untuk pertama kalinya Indonesia meraih medali emas nomor putri di Kejuaraan Asia U-19. Ini menjadi tonggak penting kebangkitan tinju Indonesia,” ujar Hengky.
Raihan satu emas, satu perak, dan lima perunggu bahkan melampaui target yang sebelumnya dipasang PP PERBATI. Mengingat persiapan atlet dilakukan dalam waktu relatif singkat, hasil tersebut dinilai menjadi modal besar untuk membangun prestasi menuju level yang lebih tinggi.
“Target kami sebenarnya sederhana karena masa persiapan atlet hanya sekitar satu setengah hingga dua bulan. Tetapi hasilnya justru melampaui ekspektasi. Sudah puluhan tahun kita menantikan pencapaian seperti ini. Ini membuktikan bahwa dengan pembinaan yang tepat dan dukungan semua pihak, Indonesia mampu kembali bersaing di level Asia,” kata Hengky.
