Setelah melakukan perusakan dagangan nasi, sekelompok pria arogan tersebut masuk ke area gedung yang merupakan mess yang ditinggali mereka. Tak ayal, hal tersebut mengundang perhatian dan reaksi massa yang geram atas perilaku arogan sekelompok pria tersebut.
Massa yang geram mengepung gedung mess yang mereka tempati, hingga bentrokan tidak terhindarkan. Dalam kejadian bentrokan itu seorang dilaporkan tewas dan beberapa lainnya terluka.
Aparat kepolisian setempat yang mendapatkan laporan segera dikerahkan ke lokasi kejadian. Kepolisian pun mengamankan delapan orang dalam kejadian bentrokan tersebut.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra menegaskan, laporan diterima sekitar pukul 10.00 WIB dan kepolisian Polres Metro Jakarya Pusat dan Polsek Menteng dikerahkan membubarkan keramaian massa.
“Terkait keributan perkelahian antar dua kelompok massa di Jalan Tambak, Pegangsaan, Menteng,” tegas AKBP Roby kepada wartawan, Minggu.
Dikatakan, petugas berupaya melerai keributan terjadi namun massa terlibat sehingga kerusuhan berujung menimbulkan korban jiwa.
