memberikan manfaat yang lebih luas. Teknologi tidak dapat berdiri sendiri tanpa arah, nilai, dan tanggung jawab. Karena itu, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membangun literasi, etika, riset, talenta, dan kebijakan yang mampu menjadikan AI sebagai kekuatan untuk kehidupan.
Melalui gagasan AI for Life, BINUS University ingin mendorong pemanfaatan AI yang berpusat pada manusia. AI perlu menjadi bagian dari solusi untuk meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat industri, mendukung pengambilan kebijakan, memperluas akses terhadap peluang, serta menciptakan dampak sosial yang lebih merata.
“BINUS lahir dengan semangat Bina Nusantara. Karena itu, setiap pemikiran dan inovasi yang kami hadirkan harus kembali kepada kontribusi bagi bangsa. AI for Life adalah ajakan agar kita tidak hanya mengejar kemajuan teknologi, tetapi juga memastikan bahwa teknologi tersebut membawa manfaat nyata bagi manusia dan Indonesia,” tambah Prof. Harjanto.
Momentum 45 tahun BINUS juga menjadi pengingat bahwa kontribusi perguruan tinggi tidak hanya diukur dari pencapaian institusional, tetapi juga dari sejauh mana ilmu pengetahuan, riset, dan kepakaran dapat memberikan jawaban bagi kebutuhan masyarakat. Melalui peran Dewan Guru Besar, BINUS University terus memperkuat komitmennya untuk menjadi bagian dari percakapan nasional mengenai masa depan pendidikan, teknologi, industri, hukum, dan kebijakan publik.

