IPOL.ID – Di tengah derasnya arus digitalisasi, Generasi muda, khususnya generasi Z (Gen Z) saat ini tumbuh sebagai generasi yang akrab dengan teknologi dan informasi. Namun, di balik kemudahan itu, mereka juga menghadapi tantangan finansial yang tidak sederhana. Berbagai tren di media sosial, gaya hidup konsumtif, hingga budaya fear of missing out (FOMO) sering kali membuat pengelolaan keuangan menjadi persoalan yang kompleks.
Di sisi lain, semakin banyak anak muda yang mulai menyadari bahwa masa depan tidak dibangun dari penghasilan yang besar semata, melainkan dari kebiasaan finansial yang sehat dan konsisten.
Perubahan pola pikir ini menjadi salah satu fenomena menarik di kalangan anak muda. Jika sahulu menabung dianggap aktivitas yang membosankan, kini banyak anak muda memandangnya sebagai langkah strategis untuk mencapai tujuan hidup. Mulai dari dana pendidikan, modal usaha, biaya perjalanan impian, hingga persiapan membeli rumah di masa depan, semua membutuhkan perencanaan yang matang.
