“Beyond Banking membuka kesempatan untuk kolaborasi. Namun karena berada di sektor keuangan, kita harus sama-sama menjaga kepercayaan nasabah. Cara kita berkolaborasi harus tetap mengedepankan kepentingan nasabah,” ujar Paolo.
Paolo menjelaskan, BNI memandang kolaborasi sebagai strategi untuk menghadirkan layanan yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat. Karena itu, Perseroan menggandeng perusahaan *atau mitra* yang memiliki kompetensi dan keahlian spesifik guna melengkapi kapabilitas layanan perbankan *sesuai kebutuhan nasabah*.
Melalui pendekatan tersebut, BNI dapat mengombinasikan kekuatan layanan perbankan dengan inovasi yang dikembangkan para mitra. Salah satunya melalui kerja sama pada layanan identitas digital yang mendukung proses verifikasi secara lebih cepat dan akurat, serta kemitraan dalam ekosistem pembayaran digital guna memberikan lebih banyak pilihan transaksi sesuai preferensi masyarakat.
Di samping memperluas kolaborasi, BNI tetap memperkuat kapabilitas pada aspek-aspek yang menjadi kompetensi inti Perseroan, termasuk pengembangan infrastruktur perbankan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap inovasi didukung sistem yang andal, aman, dan mampu menjaga kepercayaan nasabah.

