Indonesia dalam hal ini berkomitmen memberikan pelayanan terbaik selama penyelenggaraan kejuaraan agar seluruh peserta dapat bertanding dalam suasana yang aman, nyaman, dan penuh sportivitas.
“Kejuaraan ini lebih dari sekadar sebuah kompetisi. Ini adalah kesempatan untuk saling belajar satu sama lain, saling bertukar pengalaman, dan meningkatkan standar olahraga tinju di seluruh Asia,” ujar Menpora Erick.
Menpora menilai ajang ini memiliki nilai strategis bagi perkembangan atlet-atlet muda Asia. Pasalnya melalui persaingan yang berkualitas, para petinju bisa mengukur kemampuan, menambah pengalaman internasional, termasuk memperbaiki kualitas teknik dan mental bertanding.
Karenanya Menpora Erick meyakini kompetisi yang mempertemukan atlet-atlet terbaik dari berbagai negara akan mendorong peningkatan kualitas tinju Asia secara keseluruhan.
“Dengan saling menantang dan bersaing satu sama lain, maka olahraga tinju akan menjadi lebih kuat bersama-sama sebagai Asia,” terang Menpora.
Menurut Menpora Erick, Asia selama ini sudah melahirkan banyak petinju berkualitas yang mampu bersaing di tingkat dunia. Meski begitu pencapaian tersebut belum cukup sehingga semua negara harus terus meningkatkan kualitas pembinaan atlet secara berkelanjutan.

