
Banyak pelaku UMKM yang memiliki usaha potensial, namun gagal memperoleh akses pendanaan karena sistem perbankan lebih menitikberatkan pada kelengkapan dokumen dan riwayat kredit dibandingkan potensi bisnis yang dimiliki.
Berangkat dari keprihatinan tersebut, Rian memutuskan meninggalkan karier profesionalnya untuk membangun PT KSP Aggre Capital dari nol.
Langkah tersebut dilandasi tekad untuk menghadirkan lembaga pembiayaan yang lebih inklusif bagi pelaku usaha.
Perjalanan tersebut membuahkan hasil. Kini PT KSP Aggre Capital telah memiliki hampir 100 karyawan serta jaringan kantor di Jakarta, Bandung, dan Bali. Meski terus berkembang, perusahaan tetap memegang teguh misi awalnya, yakni memastikan tidak ada lagi UMKM yang memiliki potensi besar namun gagal berkembang hanya karena kesulitan mengakses pembiayaan.
Rian menegaskan, penguatan sektor UMKM menjadi bagian penting dari visi perusahaan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Karena itu, Aggre Capital terus memperluas akses pembiayaan yang sehat, berkelanjutan, dan sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha lokal agar mampu beradaptasi menghadapi berbagai tantangan ekonomi.
