Menurut Sekjen Bambang, dunia dapat melihat bahwa Indonesia bukan hanya kaya tradisi, tetapi juga unggul dalam kreativitas, berani berinovasi, dan percaya diri menampilkan identitasnya. “Mari jadikan setiap karya sebagai penghormatan kepada warisan budaya bangsa, setiap kreativitas sebagai energi pembangunan, dan setiap kolaborasi sebagai jembatan utk membawa budaya indonesia semakin dikenal dan dicintai dunia,” ucapnya.
Penyelenggaraan JFC 2026 yang berlangsung pada 24–26 Juli 2026 menampilkan beragam parade, mulai dari Kids & Art Carnaval, Wonderful Archipelago Carnival Indonesia (WACI), hingga Grand Carnival. Rangkaian acara ini juga menghadirkan inovasi eco-fashion berbahan daur ulang sebagai simbol komitmen keberlanjutan lingkungan melalui karya seni.
Turut hadir dalam kesempatan ini, Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardana; Konsul Jenderal Jepang di Surabaya, Takonai Susumu; Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak; serta Bupati Jember, Muhammad Fawait. Turut hadir mendampingi Sekretaris Jenderal Kementerian Kebudayaan, yaitu Staf Khusus Menteri Kebudayaan Bidang Media dan Komunikasi Publik, M. Asrian Mirza; Kepala Balai Media Kebudayaan, Abu Chanifah; serta Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Jawa Timur, Endah Budi Haryani.
