Sementara itu di sektor ganda putra permainan impresif yang ditunjukkan oleh Rafalentino Ali Da Costa bersama Ethan David Zapp patut mendapatkan pujian meskipun langkah keduanya dihentikan oleh Daisuke Sumizawa/Isaac Becroft dengan rubber set.
Menghadapi pasangan gado-gado dari Jepang dan Selandia Baru yang merupakan unggulan ketiga ini, Falen menginjak 16 tahun dan Ethan yang berusia 17 tahun mampu menampilkan performa terbaiknya dan bermain tanpa beban, meskipun akhirnya harus kalah 7-6 tie break 5, 7-5 dan super tie break 10-8, pada laga yang berdurasi 1 jam 35 menit.
“Memperoleh banyak peluang namun karena kesalahan-kesalahan kecil di saat poin-poin penting, membuatnya gagal melangkah di semifinal. Meski demikian kami sangat bangga dengan pencapain pada seri kedua M-15, mengingat Rafalentino Ali Da Costa serta Ethan David Zapp baru kali ini berpasangan,” paparnya.
Selanjutnya untuk babak semifinal ganda putra akan saling berhadapan Daisuke Sumizawa/Isaac Becroft melawan Yutha Kawahashi/Ryuki Matsuda, sementara unggulan pertama Taisei Ichikawa/Hikaru Shiraishi ditantang rekan senegaranya Masakatsu Noguchi/Ryotaro Taguchi. (bam)
