IPOL.ID – Belakangan ini obat kuat yang diklaim mampu bekerja hingga tiga hari semakin banyak diperbincangkan. Klaim seperti “cukup diminum sekali, efeknya bertahan hingga 72 jam” tentu menarik perhatian banyak pria yang ingin meningkatkan kualitas kehidupan seksualnya.
Namun, di balik popularitas tersebut, muncul pertanyaan yang tak kalah penting, apakah obat dengan durasi kerja panjang benar-benar aman untuk dikonsumsi?
Dr dr Gede Wirya Kusuma Duarsa mengatakan, salah satu kandungan yang umum digunakan pada obat disfungsi ereksi dengan efek jangka panjang adalah tadalafil, yang termasuk dalam golongan PDE5 inhibitor.
“Obat itu bekerja dengan meningkatkan aliran darah ke penis sehingga membantu terjadinya ereksi saat terdapat rangsangan seksual. Artinya, tadalafil tidak menyebabkan ereksi secara terus-menerus tanpa adanya stimulasi seksual,” kata Dr Gede Wirya, Kamis (30/7/2026).
Karena memiliki durasi kerja yang relatif lama, lanjut Gede Wirya, tadalafil kerap dijuluki sebagai weekend pill. Efeknya dapat bertahan sekitar 36 hingga 72 jam, sehingga memberikan rentang waktu yang lebih fleksibel dibandingkan obat dengan durasi kerja lebih singkat.
