“Ini efisiensi waktu dan biaya yang luar biasa. Hasil ini adalah bukti nyata bahwa Bumi Sriwijaya masih menyimpan potensi besar jika dikelola oleh tangan-tangan yang tepat. Sinergi antara PEP Zona 4 dan Pertamina Drilling pada sumur L5A-309 yang hemat waktu 50% adalah contoh konkrit bagaimana kita bergerak cepat menyuplai gas nasional tanpa buang-buang waktu dan biaya,” tegasnya.
Selain meninjau potensi produksi, perhatian Iriawa itu tercurah pada pembentukan budaya keselamatan kerja (HSSE) saat mengunjungi Integrated Demo Room. Pria yang akrab disapa Iwan Bule ini menekankan pentingnya komitmen jangka panjang agar fasilitas edukasi tersebut tidak sekadar menjadi pameran fisik semata, melainkan pusat transformasi perilaku keselamatan bagi seluruh Perwira dan masyarakat umum.
Ia meminta manajemen untuk terus memodernisasi sarana edukasi keselamatan kerja sesuai perkembangan teknologi migas dan ketentuan regulasi terkini. Standar penyampaian materi, integrasi kesehatan kerja, hingga internalisasi pemahaman HSSE harus benar-benar diimplementasikan dalam aktivitas harian agar mampu mencegah berulangnya kecelakaan kerja.
