Berdasarkan prakiraan BMKG, sejumlah wilayah Indonesia mulai memasuki periode musim kemarau dengan potensi penurunan curah hujan dan peningkatan suhu udara. Karena itu, pemerintah daerah diimbau untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat sistem peringatan dini, melakukan pemantauan ketersediaan sumber air, serta mengoptimalkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan.
“BNPB imbau masyarakat untuk gunakan air secara bijak, tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun. Segera laporkan potensi kebakaran maupun kondisi kedaruratan kepada petugas,” pesan Abdul.
Kesiapsiagaan, mitigasi, dan respons cepat seluruh unsur menjadi langkah penting dalam meminimalkan risiko dan dampak bencana selama periode musim kemarau dan potensi El Nino tahun 2026. (Joesvicar Iqbal)

