Zulhas menambahkan, Kopdes sebagai infrastruktur pemerintah yang baru pertama kali ada sepanjang sejarah kemerdekaan untuk membantu memajukan desa
“Mana tepuk tangannya nih? Ini baru 80 tahun Indonesia merdeka baru sekarang pemerintah punya infrastruktur untuk membantu memajukan desa,” katanya.
Selain bantuan sosial, pemerintah juga akan menyalurkan berbagai barang dan fasilitas yang memperoleh subsidi negara melalui koperasi tersebut. Di antaranya pupuk bersubsidi, LPG 3 kilogram, hingga kredit bersubsidi.
“Setuju enggak? Tepuk tangan untuk Bapak Presiden Prabowo,” ucapnya.
Fungsi Kopdes tak berhenti di penyaluran bantuan. Koperasi ini juga bakal berperan sebagai offtaker hasil panen petani alias pembeli siaga saat harga jatuh.
Untuk gabah, misalnya, Kopdes akan membeli langsung dari petani jika harga jual di bawah acuan pemerintah Rp 6.500 per kilogram.
“Kalau petani panen harganya di bawah Rp 6.500, maka Koperasi Desa Merah Putih yang akan membeli. Tidak boleh petani dirugikan. Setuju enggak? Setuju enggak? Ah, tepuk tangan untuk Pak Prabowo,” katanya.
