“Sementara Alcantara mengkomentari pertandingan tersebut bahwa,lawan bermain luar biasa diset awal, namun dirinya dan Rifqi secara perlahan mampu mengatasinya dengan bermain sabar serta berani tampil agresif di babak supertiebreak,” ujarnya.
Sayangnya di nomor tunggal putra, Muhamad Rifqi Fitriadi dan Rafalentino Ali Da Costa gagal melangkah lebih jauh pada gelaran seri pertama M-15 di Nusa Dua Bali, setelah keduanya harus kandas dibabak kedua.
Bertanding di lapangan F Nusa Dua Bali, Muhamad Rifqi Fitriadi yang biasanya bermain energik dan penuh percaya diri, hari ini justru tampil penuh tekanan saat bertemu Sam Ryan Ziegann dari Australia.
Takluk 4-6 di set pertama petenis berusia 27 tahun yang memiliki peringkat 616 ATP, ternyata tak mampu bangkit keterpurukannya dan kembali dipaksa menyerah 3-6.
Sementara itu langkah gemilang yang ditunjukkan petenis belia tuan rumah Rafalentino Ali Da Costa akhirnya juga harus terhenti, setelah gagal mengatasi perlawanan Ryuki Matsuda dari Jepang.
Petenis debutan Indonesia yang baru pertama kalinya turun di ajang M-15 Amman Mineral Men’s World Tennis Championship dipaksa menyerah dengan dua set langsung 4-6 dan 3-6.
