Selain keselamatan, komut Pertamina Iwan Bule juga mendorong langkah dekarbonisasi dan integrasi energi terbarukan di hub penyimpanan tersebut, dimana terminal Tanjung Sekong diarahkan untuk bekerja sama dengan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) guna menjajaki pemanfaatan hidrogen hijau berbasis panas bumi sebagai sumber energi operasional.
Poin ketiga yang menjadi sorotan utama adalah digitalisasi dan efisiensi rantai pasok ( supply chain ). Pemantauan stok secara real-time serta efisiensi waktu tambat kapal kargo terus dioptimalkan untuk mencegah dan mencegah terjadinya kelangkaan pasokan di daerah sasaran.
Melalui peningkatan digitalisasi dan kesiapstandaran operasional, Pertamina berkomitmen membawa amanah besar negara dalam menjamin ketersediaan energi yang adil dan merata. Seluruh petugas Pertamina diimbau untuk terus bekerja dengan integritas tinggi dan profesionalisme.
Kunjungan MWT tersebut ditutup dengan apresiasi mendalam kepada seluruh insan Pertamina Tanjung Sekong yang tak kenal lelah menjaga pasokan energi negeri. Pertamina optimis dapat melangkah menjadi perusahaan energi global yang tangguh, hijau, dan terpercaya. (bam)
