Ia menilai, penyebaran informasi yang tidak benar menjadi ancaman serius apabila terus dikonsumsi oleh generasi muda tanpa kemampuan menyaring informasi secara kritis.
“Yang saya khawatirkan adalah kalimat-kalimat yang ada di situ diserap oleh anak-anak kita sebagai penerus bangsa, tentunya ini yang bisa merusak. Kita tidak bisa menitipkan bangsa ini kepada generasi muda yang mudah terhasut konten disinformasi, fitnah, dan kebencian,” tegasnya.
Menko Polkam pun mengajak seluruh unsur pemerintah, Forkopimda, dan tokoh masyarakat untuk aktif memenuhi ruang digital dengan informasi yang benar, akurat, dan membangun. “Kita harus banyak dan rajin memberikan informasi kepada rakyat kita,” ujar Menko Polkam.
Selanjutnya, Menko Djamari juga menyampaikan apresiasi atas capaian pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau yang mencapai lebih dari tujuh persen dan menjadi salah satu yang tertinggi di Indonesia. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan keberhasilan para pimpinan daerah dan rakyatnya dalam menciptakan stabilitas keamanan dan kepastian yang mampu meningkatkan kepercayaan investor.

