Pengalaman mengesankan, disampaikan oleh Jayden Jurianto dari SMAK 1 Penabur Jakarta. Ia menyampaikan bahwa tahun lalu ia meraih medali perunggu International Olympiad in Artificial Intelligence (IOAI) dan sekarang ia berhasil meraih medali perunggu di ajang IMO 2026.
“Bangga bisa berkesempatan mewakili Indonesia kembali ke ajang internasional. Untuk IMO tes dilakukan secara dua hari berturut-turut. Setiap hari itu ada tiga soal,” ungkap Jayden.
Hal senada juga diungkapkan oleh Danica Odelia dari SMAK Penabur Gading Serpong, Banten. “Tes berlangsung kondusif dan lancar. Terima kasih kepada Kemendikdasmen dan Puspresnas yang sudah memfasilitasi kami untuk berprestasi hingga ke tingkat internasional,” ujarnya.
Sementara itu, Yusril Ihsan Adinatanegara dari SMA Negeri 1 Glagah, Banyuwangi, juga mengungkapkan rasa syukurnya setiba pulang ke tanah air. “Saya sempat khawatir tidak memperoleh medali tetapi puji syukur saya senang sekali akhirnya bisa meraih medali perunggu di IMO 2026,” kata Yusril.
