“Saya yakin jajaran Polda Jabar akan menindak tegas anggotanya yang melakukan pelanggaran lalu lintas. Kita juga harus sama-sama saling menghargai tugas kita masing-masing,” tutur Dedi.
Ia menegaskan bahwa setiap orang, termasuk aparat maupun masyarakat, memiliki kewajiban yang sama untuk menaati aturan. Menurutnya, sikap saling menghormati tugas dan tanggung jawab masing-masing menjadi kunci dalam menjaga ketertiban, keselamatan, dan kepercayaan masyarakat.
Kisah Fiktor Harefa sebelumnya menjadi perhatian publik setelah video dirinya berdebat dengan pengendara Toyota Alphard di kawasan Bundaran HI viral di media sosial. Dalam video tersebut, Fiktor terlihat mempertahankan tugasnya sebagai petugas keamanan yang berupaya menjaga keselamatan pejalan kaki. Kini, setelah peristiwa yang mengubah hidupnya itu, Fiktor bersiap memulai perjalanan baru dengan melanjutkan profesinya sebagai satpam di Kota Bandung.(Vinolla)
