Pelatih para atletik Indonesia, Setyo Budi Hartanto, mengapresiasi performa para atlet dalam kejuaraan yang diikuti atlet dari 26 negara ini. Hasil dari pemusatan latihan nasional (pelatnas) jangka panjang sudah terlihat.
“Hasilnya sangat memuaskan. Ada yang memecahkan rekor dunia atas nama Kadek Dwi di nomor lempar cakram F57 dan memecahkan rekor Asia atas nama Nanda Sholihah di nomor 100 meter T47,” kata Setyo Budi Hartanto, awal pekan ini.
Performa para atlet dalam kejuaraan di Meksiko ini memiliki arti ganda. Saptoyogo Purnomo dkk. bisa mengumpulkan poin agar lolos ke Paralimpiade Los Angeles 2028, sekaligus ajang pemanasan terakhir sebelum berangkat ke Nagoya, Jepang untuk mengikuti Asian Para Games 2026.
“Timing-nya tepat sekali. Kita masih memiliki waktu tiga bulan menuju Asian Para Games. Kita akan kembangkan lagi agar performa para atlet mencapai puncaknya di Nagoya nanti,” tutur Setyo Budi. (ahmad)
