Politisi Fraksi Gerindra, pun menyatakan optimismenya terhadap prospek pertumbuhan industri perkapalan nasional, yang dibuktikan dengan penyehatan kinerja keuangan PT PAL secara signifikan hingga terbebas dari kredit bermasalah. Selain itu, kemandirian industri maritim juga kian solid melalui kerja sama antar-BUMN dalam memenuhi kebutuhan komponen berat pembuatan kapal secara lokal.
“Saya optimis dengan perkembangan 2021-2026 ini, PAL sudah menunjukkan angka yang positif, dari perbankan yang tadinya kol 5 sekarang sudah zero kol. Ditambah lagi bahan-bahan penunjangnya sudah bisa dibuat di dalam negeri, seperti kerja sama PAL dengan PT Barata untuk membuat salah satu pesanan yang beratnya sampai 25 ton,” pungkasnya. (Tim Redaksi)
